Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘Cinta’

CINTA?

Pagi..yang cerah untuk menikmati hari ini walaupun hati diselimuti sepi. Tak mengapa dengan keadaan hari ini, yang penting semua terlihat jelas dengan semua langkah yang akan ku ambil walaupun tak sesuai dengan keinginan….CINTA apa aku masih percaya dengan lima huruf itu kadang ku sudah cape dengan kata itu CINTA. CINTA itu indah, CINTA itu Sakit, CINTA Sebuah harta tak ternilai dengan apapun, CINTA itu sebuah Kepercayaan, CINTA itu sebuah Kejujuran, CINTA sebuah keterbukaan, CINTA itu saling menyayangi bukan menyakiti, CINTA itu Pengorbanan, CINTA itu semu hanya sesaat, CINTA itu tak selamanya ABADI, CINTA itu tak memadang HARTA, CINTA tak memandang FISIk semata, CINTA itu saling memberi dan menerima, CINTA itu adalah sebuah ketidaksempurnaan………….APA masih ada CINTA di HATI kalau cuma hanya bisa menyakiti…..???

Read Full Post »

Dibawah ini adalah cerita yang pernah dikirim lewat milist. mungkin teman-teman pernah mendengarnya cerita ini. mudah-mudahan ini sebagai renungan kita sebagai manusia yang mempunyai CINTA.

“Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi
tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) adalah
kesia-siaan”

MAMPUKAH KITA MENCINTAI ISTRI KITA TANPA SYARAT?

Ini cerita nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo, Direktur Fortis Asset
Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau
juga sangat sukses dlm memajukan industri Reksadana di Indonesia.

Apa yg diutarakan beliau adalah Sangat Benar sekali.

Silahkan baca dan dihayati.

*MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT* – – – sebuah perenungan

Buat para suami baca ya … istri & calon istri juga boleh..

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan
sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat
istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua.. mereka menikah sudah lebih 32 tahun.

Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya
melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu
terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah
bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan
mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan
istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.

Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum,
untunglah tempat usaha Pak Suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga
siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. sorenya dia pulang
memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya
nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.

Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno
sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.

Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia
merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang
anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari ke empat anak Suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil
menjenguk Ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan
keluarga masing2 dan Pak Suyatno memutuskan Ibu mereka dia yg merawat, yang dia
inginkan hanya satu … semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata “Pak kami ingin sekali
merawat Ibu semenjak kami kecil melihat Bapak merawat Ibu tidak ada sedikitpun
keluhan keluar dari bibir Bapak. … bahkan Bapak tidak ijinkan kami menjaga Ibu”.
dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya “sudah yg keempat
kalinya kami mengijinkan Bapak menikah lagi, kami rasa Ibupun akan
mengijinkannya, kapan Bapak menikmati masa tua Bapak dengan berkorban seperti
ini kami sudah tidak tega melihat Bapak, kami janji kami akan merawat Ibu
sebaik-baik secara bergantian …”

Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka.”Anak2ku …
Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin Bapak akan
menikah … tapi ketahuilah dengan adanya Ibu kalian disampingku itu sudah lebih
dari cukup, dia telah melahirkan kalian … sejenak kerongkongannya tersekat …
kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak
satupun dapat menghargai dengan apapun. Coba kalian tanya Ibumu apakah dia
menginginkan keadaannya seperti ini?

Kalian menginginkan Bapak bahagia, apakah batin Bapak bisa bahagia meninggalkan
Ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan Bapak yg masih diberi Tuhan
kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan Ibumu yg masih sakit.”

Sejenak meledaklah tangis anak2 Pak Suyatno merekapun melihat butiran2 kecil
jatuh dipelupuk mata Ibu Suyatno … dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat
dicintainya itu.. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu
stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan
kepada Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat sendiri Istrinya yg
sudah tidak bisa apa2.. disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir
di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru disitulah Pak
Suyatno bercerita.

“Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi
tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) adalah
kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu
dia sehat diapun dengan sabar merawat saya mencintai saya dengan hati dan
batinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2 …

Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama … dan itu merupakan
ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa
adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit,,,”

sumber : MILIST

Read Full Post »

Ingin hubungan Anda dengan pasangan lancar dan langgeng? Simak dulu tips berikut, mengenai cara membangun kehidupan cinta yang sehat dengan Si Dia.

* Bijaksana Memilih Pasangan.
Perhatikan karakter, kepribadian, nilai diri, kemurahan hati, cara berbicara, tindakan, serta cara bagaimana dia berhubungan dengan orang lain.

* Ketahui Pandangan dan Keyakinan Si Dia.
Tentu Anda tak ingin jatuh cinta kepada seseorang yang memiliki reputasi buruk di dalam hubungan percintaannya, bukan? Misalnya saja, Si Dia sering ketahuan tidak jujur dan kerap berbohong.

* Jangan Rancukan Seks Dengan Cinta.
Terutama di awal suatu hubungan, ketertarikan dan kesenangan melakukan hubungan seks sering disalahartikan sebagai cinta yang menggebu dari pasangan.

* Mengerti Kebutuhan dan Berdiskusi Secara Jelas.
Banyak orang, baik pria maupun perempuan, takut untuk menyatakan kebutuhannya. Ingat, kedekatan tak dapat berjalan baik tanpa kejujuran, dan pasangan bukanlah seorang paranormal atau ahli membaca pikiran.

* Saling Menghargai.
Baik di dalam maupun di luar hubungan cinta, sebaiknya Anda dan Si Dia saling memperlihatkan sikap yang layak dihargai masing-masing pasangan.

* Anda dan Si Dia Sebagai Tim Kompak.
Artinya, Anda berdua merupakan dua individu yang unik, yang mempunyai perspektif dan kelebihan-kelebihan yang berbeda. Perbedaan-perbedaan ini merupakan nilai plus dari suatu tim yang kompak dalam melakukan banyak hal berdua.

* Tahu Cara Mengelola Perbedaan.
Belajarlah cara mengatasi perasaan negatif yang tidak terhindarkan, yang disebabkan oleh perbedaan antara Anda dan pasangan. Menutup diri atau menghindari konflik juga bukan suatu cara mengelola perbedaan yang baik!

* Jangan Malu Bertanya.
Jika Anda tidak mengerti atau tak menyukai salah satu hal yang dilakukan pasangan, tanyakan kepadanya. Bicarakan secara terbuka dan kembangkan diskusi di dalam suasana yang positif, dan jangan pernah berasumsi.

* Atasi Masalah yang Timbul.
Sebagian besar kesalahan yang terjadi dalam suatu hubungan cinta, dapat dilacak dari munculnya rasa sakit hati, atau sikap yang merubah menjadi defensif terhadap pasangannya, sehingga terciptalah dua orang yang saling merasa asing atau bermusuhan.

* Belajar Bernegosiasi.
Oleh karena kebutuhan manusia dan tuntutan kehidupan selalu berubah-ubah seiring dengan berjalannya waktu, maka hubungan cinta yang sehat dan baik dapat dinegosiasikan ulang setiap saat bersama pasangan.

* Mendengarkan Kekhawatiran dan Keluhan Pasangan.
Jangan berlakukan sikap menghakimi terhadap pasangan. Buka diri dan berikan empati kepada pasangan.

* Berusaha Pertahankan Kedekatan.
Hubungan yang baik dan sehat, bukan merupakan tujuan akhir, tetapi merupakan proses jangka panjang yang perlu selalu dijaga dan dipertahankan, melalui perhatian yang konstan dan teratur.

* Miliki Pandangan Jangka Panjang.
Perkawinan merupakan kesepakatan bersama untuk menjalani dan menghabiskan kehidupan hingga hari tua nanti. Teliti lagi impian Anda dengan pasangan secara teratur, untuk memastikan Anda berdua berada di jalan dan jalur yang selalu sama.

* Seks yang Baik.
Seks itu sangat mudah dilakukan, tetapi menjaga kedekatanlah yang justru sulit. Kedekatan membutuhkan kejujuran, keterbukaan, penyingkapan diri, berbagi kekhawatiran dan ketakutan, demikian juga kesedihan, harapan serta impian. Jadi, jangan pernah pergi tidur dalam keadaan marah.

* Minta maaf.
Setiap orang bisa membuat kesalahan. Memperbaiki, atau berniat memperbaiki kesalahan, sangat penting bagi kebahagiaan Anda berdua, juga sebuah perkawinan.

* Hindari Ketergantungan Berlebihan.
Tergantung kepada seseorang tidaklah buruk, tetapi sangat tergantung pada pasangan untuk hal-hal kecil merupakan celah ketidakbahagiaan bagi kedua pasangan.

* Jaga Harga Diri dan Rasa Percaya Diri.
Lebih mudah bagi seseorang untuk menyukai dan berada di dekat Anda jika Anda pun menyukai diri sendiri.

* Perkaya Hubungan Anda berdua.
Ciptakan minat-minat baru ke dalam hubungan cinta Anda agar hubungannya dengan Si Dia semakin kaya. Semakin besar gairah kehidupan yang Anda miliki dan berbagi bersama pasangan, semakin kaya hubungan Anda berdua.

* Kerjasama yang Baik.
Berbagilah tanggung jawab dengan pasangan. Hubungan cinta yang sehat akan berhasil hanya jika terjadi secara dua arah, yaitu dengan saling memberi dan menerima.

* Ketahui Pasang Surut Hubungan.
Di mana pun juga, setiap hubungan cinta pasti akan melewati pasang surutnya masing-masing. Melalui masa-masa sulit bersama pasangan, akan membuat hubungan Anda menjadi lebih kuat.

* Miliki Kepekaan Atas Hubungan yang Buruk
Jangan melarikan diri jika hubungan cinta mulai memburuk. Gunakan pengalaman buruk ini sebagai cermin untuk melihat ke dalam diri, agar bisa mengerti apa yang telah Anda berdua ciptakan dalam hubungan ini.

* Tak Ada Cinta yang Mutlak.
Jika Anda belajar cara-cara atau tips baru untuk berinteraksi dengan Si Dia, perasaan-perasaan cinta akan selalu bisa muncul dan muncul lagi, bahkan dapat lebih kuat dari sebelumnya.

Aline

http://www.kompas.com/read/xml/2008/05/25/11545955/tips.penting.sebelum.menjalin.cinta

Read Full Post »

sang pujaan

Kasih…dengarkan detak jantung ini
Jantung yang berdetak tak pernah berhenti
Rasa cinta ku yang tak pernah mati
Memikirkanmu dalam hati
Kenapa diriku selalu memikirkanmu kasih..
Memacu rasa hati ku tuk mencintai
Kenapa diriku…jadi lemah karenamu kasih
Ku tak bisa jauh dari sisimu
Yang selalu hadir di mimpi ku
Yang membuat ku tak pernah berhenti mencintaimu
Ku kan mencintai sepanjang hdup ku
Kau adalah anugerah dalam hidup ku
Ku ingin kau ada disisi ku selamanya……..
Thanks for love….shermanlove

Read Full Post »

untitled

Berderap Gemuruh lautan,
Berlariku mengejar di bebatuan,
Ketakutanku dihempas sepi dermaga,
Adakah kau bersamaku?
Ketika semua yang maya ku rasa membosankan,
Sepahit apapun nyata ku ingin kau ada,
Biar ku peluk dan ku cumbui rasamu,
A Sense, an affection, one clause to be Us.

a lil snoopy terima kasih atas puisinya…….

Read Full Post »

Soulmate…

Ketika hati diselimuti sepi….
Tersembunyi hati yang sedih…..
Apakah aku harus berlari?
Tuk mendapatkan cinta dihati
Cinta yang murni dan cinta yang sejati
Apakah kusalah tuk mencintai
Sadarkah engkau sungguh aku sangat mencintai
Walaupun perbedaan menghampiri
Ku tetap mencintai….
Ku harap engkau mengerti rasa di hatiku ini
Dalam hati yang kurasa hanya kamu yang ada dihati
Kamulah yang mengerti aku selama ini
Tiada seorangpun yang menggantikanmu dalam hati
Ku tak mengerti mengapa ini terjadi padaku yang rapuh ini
Aku takut…..
sangat takut kehilangan dirimu kasih……

shermanlove

Read Full Post »

5 kalimat yg dapat merusak cinta

——————————————————————————–

Di dalam menjalin hubungan interpersonal yang lebih akrab, kadang beberapa orang menggunakan kalimat-kalimat yang dapat membangkitkan pasangan kita untuk mengenal kualitas dari hubungan mereka. Kalimat-kalimat tersebut kadang justru dapat memukul balik dan dampak dari harapan yang di inginkan dapat melenceng jauh, hubungan dapat rusak atau menjadi salah satu penyebab terbentuknya awal dari pertengkaran bila penyampaian tidak tepat.

Beberapa pernyataan tersebut adalah;

1. “Apakah kau mencintaiku?”

Tidak salah kedengarannya dengan kalimat diatas. Beberapa orang menginterpretasikan pertanyaan tersebut dalam bentuk konotasi negatif. Pertanyaan diatas lebih pada judgment dibandingkan dengan harapan dari si penanya. Beberapa orang menggunakan kalimat tersebut dengan harapan orang yang dicintai dapat mencintai dirinya dan begitupun sebaliknya, akan tetapi maksud pertanyaan tersebut lebih berkesan pada penyerangan karakter; orang yang ditanya merupakan orang yang tidak mencintai dirinya sehingga perlu dipertanya secara jelas. Pria merasa tidak nyaman bila mendapat pertanyaan seperti itu. Pria tidak menyukai bila ia harus mengeluarkan ungkapan emosi secara nyata. Bagi pria mencintai tidaklah harus dengan ungkapan kata-kata yang berkisar pada permainan emosi.

Seharusnya: “aku mencintaimu”

2. “Apa yang membuatmu mencintaiku?”

Beberapa pertanyaan yang kelihatan konyol kadang juga dilontarkan ketika pasangan merasa mulai jenuh dengan hubungan selama ini. Beberapa pasangan merasa perlu melontarkan pertanyaan seperti itu, hal ini disebabkan mulai adanya kejenuhan dalam komunikasi yang dirasakan semakin tidak nyaman dikeduabelah pihak. Beberapa pasangan berusaha menciptakan komunikasi dengan pertanyaan-pertanyaan tertentu dengan tujuan untuk menemukan suasana yang berbeda, awalnya pertanyaan tersebut digunakan untuk menemukan bahan percakapan yang menarik. Lain halnya ketika pertanyaan dilontarkan justru menambah keruhnya suasana. Tidak semua pertanyaan dapat menimbulkan interpretasi yang sama atau sesusai dengan harapan dari si penanya. Jawaban yang didapat malah justru bertantangan balik. Anda tidak perlu menanyakan hal spesifik penyebab seseorang jatuh cinta kepada Anda. Pertanyaan tersebut malah menunjukkan suatu keraguan dalam diri Anda untuk dicintai secara utuh.

Seharusnya: “aku sangat membutuhkanmu”

3. “Apakah ia lebih hebat dariku?”

Suatu obrolan mengenai orang lain dalam hubungan cinta dapat menimbulkan kecemburuan yang mendalam. Pesan cemburu dapat di ekspresikan secara positif atau sebaliknya. Banyak pesan negatif dapat merusak hubungan, misalnya dengan marah, menjaga jarak, curiga dan sebagainya. Banyak pasangan menganggap suatu ancaman bila pasangannya menceritakan suatu kelebihan yang dimiliki oleh orang lain. Jika cerita itu dimaksudkan suatu kritik untuk pasangan agar pasangan tersebut dapat mengerti kebutuhan salah satunya, Anda tidak perlu marah atau melakukan reaksi tertentu dengan ekspresi atau bahasa tubuh tertentu sebagai penolakan.

Seharusnya: “ajariku mencintaimu”

4. “Sepertinya pekerjaanmu tidak akan pernah selesai”

Banyaknya kesibukan yang dilakukan oleh setiap pasangan kadang mempengaruhi keintiman keduabelah pihak. Kesibukan menyita waktu perhatian, kasih, peduli, dan kebersamaan. Beberapa pasangan menggunakan alasan pekerjaan sebagai dalih untuk menghindar dari “kejaran” pasangannya. Lelah, kertas kerja yang menumpuk, dan jadwal yang padat, sering digunakan sebagai alasan untuk menolak kencan. Kesibukan pasangan kadang membuat kita merasa terabaikan, seperti mempunyai pasangan selingkuh baru, pekerjaan telah membuat kita merasa dilupakan. Anda tidak perlu marah bila pasangan mulai melupakan Anda sejenak.

Seharusnya: “aku menunggumu mengajakku keluar untuk makan malam”

5. “Berikan aku sedikit waktu untuk tenang”

Ketika pasangan mulai mengeluh perihal tertentu yang sangat mengganggunya di luar rumah, kebanyakan pasangan menganggap hal tersebut adalah hal yang tidak wajar untuk dibicarakan, tetapi sebenarnya adalah sebuah isyarat untuk ditangkap; bahwa pasangan ingin didengarkan keluhannya. Anda tidak perlu sebuah rumus pemecahan masalah, melainkan sebuah empati untuk mendengarkan.

Seharusnya: “aku membutuhkan dukunganmu

sumber: http://forum.detik.com (supergirl)

Read Full Post »

Older Posts »